Posts

2 Februari 2022

Cinta kasih Allah, Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, dan Persekutuan Roh Kudus beserta kita semua. Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, pada hari ini kita merayakan pesta Yesus dipersembahkan di bait Allah, yang dikisahkan dalam Injil Suci hari ini. Ada banyak materi di dalam Injil hari ini, tapi aku akan membahas satu saja, yaitu terkait mempersembahkan diri kepada Allah. Allah memberikan kita teladan dalam Yesus Kristus bahwa Sang Putera Allah pun dikuduskan dan dipersembahkan bagi Allah. Artinya adalah seluruh kehidupan Yesus dikhususkan bagi Allah untuk melayani Allah dan melaksanakan kehendak Allah. Hal ini pun dilaksanakan Yesus dengan ketaatan penuh sampai Dia wafat di kayu salib. Sesungguhnya pesta ini juga merupakan bayangan dari sakramen baptis, karena pada dasarnya sama pula, kita dikuduskan dan dipersembahkan bagi Allah. Maka marilah kita meneladani Yesus dengan mempersembahkan diri kita sepenuhnya kepada-Nya dan menghidupi persembahan itu dengan m...

1 Februari 2022

Cinta kasih Allah, Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, dan Persekutuan Roh Kudus beserta kita. Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, pada Injil Suci hari ini Allah mengajarkan tentang kekuatan iman yang berasal dari kuasa Allah. Kalau kita percaya kepada Allah, maka Dia berkuasa untuk menyembuhkan kita dari segala penyakit, baik yang fisik tapi terutama yang rohani yaitu dosa. Iman dibutuhkan karena itu adalah izin kita untuk Allah berkarya bagi kita dan di dalam diri kita. Ketiadaan iman artinya kita menolak Allah dan Allah akan menghormati penolakan kita. Maka milikilah iman yang teguh supaya Allah berkarya bagi dan di dalam diri kita. Mari kita renungkan, apakah kita sudah menjawab "Ya" kepada Rahmat Allah? Marilah kita berdoa, Allah Tritunggal yang Mahakudus dan Maharahim, kami amat bersyukur kepada-Mu atas pengajaran yang telah Engkau berikan kepada kami melalui Injil Suci pada hari ini. Kami mohon ya Allah supaya kami dapat memiliki iman yang tegu...

26 Maret 2021

Renungan Sabda Hari Ini: Allah adalah pelindung kita, itulah yang ingin diingatkan oleh Allah kepada kita pada hari ini. Kalau kita berkenan di hadapan Allah, maka pastilah Allah akan menjaga kita bahkan sampai akhir hayat. Memang kemartiran itu mungkin, tapi kita tahu bahwa kematian itu bukan akhir dari hidup kita melainkan awal dari hidup yang baru. Sekalipun kita memang menghadapi maut jasmani, karena iman kita akan menerima kehidupan yang kekal setelah maut itu. Lalu jika kita menyaksikan seorang yang sesungguhnya berkenan kepada Allah tapi membuat kita merasa tidak nyaman, jangan sampai kita menjadi seperti orang Yahudi yang tertulis dalam Injil. Namun marilah kita meneladani Yeremia dan Yesus yang bertahan dalam iman sehingga luput dari bahaya.  Tindakan dan Refleksi: Apakah kita sudah mengandalkan Allah untuk perlindungan kita dalam kehidupan keseharian kita?

24 Maret 2021

 Renungan Sabda Hari Ini: Hari ini Allah masih mengajarkan iman melalui Kitab Suci-Nya, tapi kali ini semakin fokus ke makna iman sesuai dengan Injil hari ini, yaitu cinta kasih kepada Yesus Kristus . Roh Kudus telah menyatakan kepada kita semua bahwa Yesus sungguh berasal dari Allah, maka kalau kita memang berada pada jalan Allah kita akan mengakui Yesus Kristus dan kita akan mengasihi Dia. Kasih terhadap Kristus hadir dalam 2 wujud, yaitu kasih dalam batin dan kasih dalam tindakan. Kasih dalam batin merujuk pada segenap perasaan dan orientasi diri kita terhadap Kristus yang adalah kasih. Kita memiliki kehendak untuk dilayani tapi terlebih juga melayani Kristus. Kasih dalam tindakan artinya kita melaksanakan segala kehendak dan ajaran Yesus, yang berpusat pada ajaran tertinggi yaitu ajaran Cinta Kasih. Namun kasih kepada Kristus itu memang melibatkan 2 unsur itu, tanpa salah satu maka kasih itu tidak sempurna. Sesuai perkataan pada Yakobus 2:17, " Demikian juga halnya dengan iman...

23 Maret 2021

 Renungan Sabda Hari Ini: Hari ini kita kembali mendalami iman tapi secara khusus iman akan Yesus Kristus. Ular tedung yang ditinggikan oleh Musa, sesungguhnya adalah suatu bayangan dari Salib Kristus, sebab ada kemiripan, siapapun yang menengadahkan kepala mereka kepada 2 hal itu, mereka akan hidup. Namun sekarang kita hanya perlu memandang Yesus yang disalibkan, dan kita akan hidup, tidak ada perlu lagi ular dari tembaga. Hanya iman kepada Yesus Kristus yang dapat menyelamatkan kita. Maka sekiranya kita sungguh hidup menurut iman tersebut. Tindakan dan Refleksi: Apakah kita sudah sungguh hidup menurut iman kepada Yesus, Putra Allah yang hidup?

22 Maret 2021

 Renungan Sabda Hari Ini: "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat." Hari ini kita kembali diajarkan oleh Allah tentang iman, yaitu iman yang menjadi dasar dari pengharapan. Susana dalam Kitab Daniel menjadi teladan iman, karena dia bertahan dalam imannya kepada Allah. Wanita yang berzinah juga menjadi teladan iman, pastilah dia memiliki suatu iman kepada Yesus, sehingga dia akhirnya selamat. Karena iman, kita boleh berharap akan suatu kebahagiaan surgawi di akhir hidup dan akhir zaman nanti. Sebab Allah adalah gembala kita, sehingga kita tidak berkekurangan, pantaslah kita untuk beriman kepada-Nya saja dalam pengharapan. Tindakan dan Refleksi: Bagaimana kita dapat mewujudkan iman yang berpengharapan dalam kehidupan sehari-hari kita?

Awal yang Baru

Blog ini akan dibangkitkan menjadi media penyimpanan untuk semua renunganku terhadap bacaan harian setiap hari. Renungannya akan lebih ringan, moral, dan praktis ketimbang suatu eksegesis teologis yang sangat berat. Adapula renungannya adalah renungan yang aku bagikan kepada orang banyak. Tanpa banyak menunda, selamat menikmati.